Home > Perawatan Gigi > Penyebab Gusi Berdarah Dan Cara Mengatasinya

Penyebab Gusi Berdarah Dan Cara Mengatasinya

February 15, 2011

Kebanyakan orang mungkin pernah mengalami pendarahan gusi. Umumnya masalah ini terjadi saat menggosok gigi. Namun, mungkin tidak semua orang tahu apa sebenarnya penyebab pendarahan gusi dan bagaimana pengobatannya.

Pendarahan gusi dapat disebabkan oleh banyak hal. Penyebab paling umum dari gusi berdarah adalah adanya plak dan tartar yang menempel pada permukaan gigi. Gigi kita dilapisi dengan lapisan transparan halus disebut pellicle. Jika tidak dibersihkan, plak dapat mengalami mineralisasi sehingga membentuk tartar yang menempel pada permukaan gigi.

Di permukaan tartar biasanya juga punya koloni bakteri. Koloni bakteri ini yang menyebabkan kerusakan jaringan gusi, yang mulai dari gingiva. Hal ini akan menyebabkan kondisi yang disebut radang gusi dimana gusi menjadi membengkak dan mudah berdarah.

Jika tetap tidak diobati, radang gusi bisa maju ke periodontitis di mana plak dapat menyebar dan tumbuh di bawah gusi. Racun yang diproduksi oleh bakteri dalam plak mengiritasi gusi. Racun merangsang respon inflamasi kronis di mana tubuh pada gilirannya esensi dirinya sendiri, dan akhirnya tulang dan jaringan pendukung gigi menjadi rusak dan hancur. Gusi terpisah dari gigi, kantong periodontal (ruang antara gigi dan gusi) menjadi terinfeksi. Seiring dengan berkembangnya penyakit, kantong memperdalam dan semakin banyak jaringan gusi dan tulang rusak. Terakhir, gigi dapat menjadi longgar dan akhirnya lepas.

Karang gigi tidak dapat dibersihkan dengan menggosok gigi. Untuk membersihkan tartar Anda harus mencari dokter gigi untuk melakukan scaling. Selanjutnya, dokter gigi akan memeriksa kondisi gigi dan gusi anda. Jika hanya terjadi gingivitis, scaling biasanya sudah cukup. Tetapi jika terjadi periodontitis, maka akan dibawa ke perawatan periodontal lebih lanjut.

Selain tartar dan plak, gusi berdarah juga dapat disebabkan oleh beberapa penyakit, seperti kekurangan vitamin C dan kelainan darah. Kekurangan vitamin C terjadi pada orang yang tidak makan sayur atau buah dalam jangka panjang. Gusi pada pasien yang kekurangan vitamin C akan bengkak dan berdarah. Kondisi ini disebut Scurvy. Untuk mengatasi masalah ini, Anda harus makan lebih banyak makanan bergizi yang kaya vitamin C seperti lemon, jeruk, brokoli, kol, kubis, bayam, dll.

About these ads
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.