Home > Kanker > Penyebab Kanker Paru-Paru

Penyebab Kanker Paru-Paru

February 24, 2011

Kanker paru-paru adalah penyakit ganas yang terjadi di jaringan paru-paru.

Tahukah anda?

  • Penyebab utama kematian dalam kasus kanker adalah KANKER PARU. Kanker paru-paru menyumbang 32% kematian pada pria dan 25% kematian pada wanita yang menderita kanker.
  • Dari 180.000 orang yang menderita kanker paru-paru setiap tahun di Amerika Serikat, 86% akan meninggal dalam 5 TAHUN sejak didiagnosis.

Penyebab Kanker Paru

Pada kebanyakan kasus, kanker paru-paru disebabkan oleh merokok. Meskipun beberapa orang yang tidak pernah merokok tetap mendapat kanker paru-paru, tapi statistik membuktikan bahwa sekitar 90% dari pasien kanker paru-paru adalah perokok aktif atau mantan perokok.

Ini karena tembakau pada rokok mengandung lebih dari 4.000 zat kimia, dimana 50 di antaranya dikenal sebagai karsinogen (yang berarti agen penyebab kanker) yang dapat menyebabkan kerusakan pada sel-sel paru-paru. Sebuah sel yang sudah rusak dapat menjadi kanker dalam jangka waktu tertentu.

Resiko kanker paru-paru meningkat sesuai dengan jumlah rokok yang diisap terutama jika orang tersebut mulai merokok di usia muda. Resiko terkena kanker paru-paru bisa diminimalisir jika Anda merokok rokok yang disaring, tapi masih jauh lebih baik bagi mereka yang BERHENTI MEROKOK. Kanker paru-paru lebih umum pada laki-laki, terutama mereka yang berusia lebih dari 40, sebab laki-laki lebih banyak merokok daripada wanita.

Penyebab dan faktor risiko lainnya

  1. Paparan dengan gas radon
    Faktor risiko kedua untuk kanker paru-paru adalah paparan gas radon. Radon adalah gas radioaktif yang terjadi secara alami di tanah di daerah tertentu, yang dapat menyebabkan kanker paru-paru jika merembes ke dalam rumah Anda.
  2. Skrining kanker paru-paru
    Skrining berarti pengetesan untuk tahap awal penyakit sebelum ada gejala. Sebelum skrining untuk semua jenis kanker. Pengujian harus handal dalam menangani kanker yang ada di sana. Dan tidak boleh memberikan hasil positif palsu pada orang yang tidak memiliki kanker.

    Kanker paru seringkali ditangani dengan sinar-X dada. Namun jika didiagnosis dengan cara ini, umumnya cukup lama. Peneliti sedang mencoba untuk menemukan tes skrining yang dapat membantu untuk mendiagnosa kanker paru-paru lebih cepat. Mereka melirik pada alat scan yang disebut CT Scan untuk orang-orang berisiko tinggi terkena kanker paru-paru.

  3. Polusi udara
    Sebuah studi menunjukkan bahwa orang yang tinggal di daerah dengan tingkat oksida nitrogen tinggi (umumnya dari mobil dan kendaraan lainnya) memiliki peningkatan risiko kanker paru-paru sebesar 30%.
Categories: Kanker
Comments are closed.