Home > Kanker > Cara Efektif Mencegah Kanker Paru-Paru

Cara Efektif Mencegah Kanker Paru-Paru

March 2, 2011

Kanker paru-paru adalah penyakit pertumbuhan sel yang tidak terkendali dalam jaringan paru-paru. Pertumbuhan ini dapat menyebabkan metastasis, invasi ke jaringan sekitarnya dan infiltrasi di luar paru-paru.

Kanker paru-paru merupakan salah satu kanker paling umum di dunia yang dapat mempengaruhi setiap orang dan sulit untuk diobati. Itu sebabnya kita harus berusaha mencegah dari penyakit yang mengerikan ini. Untungnya, kanker paru-paru juga merupakan salah satu jenis kanker yang dapat dicegah. Dengan menghindari faktor risiko tertentu untuk kanker paru-paru, dapat secara signifikan mengurangi resiko terkena kanker jenis ini.

Yang pertama dan cara yang paling efektif untuk mencegah kanker paru-paru adalah Berhenti Merokok. Meskipun mungkin sulit untuk berhenti tetapi bukan mustahil. Jutaan orang telah melakukannya. Mereka yang mampu berhenti merokok mengurangi resiko mereka terhadap kanker paru-paru hingga 30-50 persen.

Jika Anda adalah seorang perokok aktif selama bertahun-tahun, atau diklasifikasikan sebagai risiko tinggi terhadap kanker paru-paru, Typhonium Plus merupakan herbal yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh anda.

Typhonium flagelliforme atau keladi tikus merupakan tanaman herbal yang tumbuh di daratan Asia Timur sebagai obat tradisional untuk melawan kanker. Ini dikenal sebagai agen detoksifikasi yang membersihkan racun dalam tubuh, memperlancar sistem pencernaan dan mengembalikan vitalitas tubuh yang hilang.

Pencegahan kanker paru-paru lainnya adalah menjaga sistem kekebalan tubuh melalui gaya hidup sehat (olahraga teratur, tidur yang cukup, hidup bebas stres, makan makanan yang sehat) dan minum suplemen secara teratur.

Namun suplemen Beta-karoten harus dihindari. Sebuah studi yang dilakukan oleh peneliti Finlandia menunjukkan bahwa kenaikan 18% dalam kasus kanker paru-paru terlihat pada perokok berat yang mengkonsumsi suplemen beta-karoten.

Selain itu, National Cancer Institute peneliti juga berhenti studi mereka pada pengaruh vitamin A dan beta-karoten setelah perokok yang mengkonsumsi suplemen menunjukkan kenaikan 28% pada kanker paru dibandingkan mereka yang memakai plasebo.

Categories: Kanker Tags: ,