Home > Berita Kesehatan > Cahaya Terang Dapat Mengurangi Depresi Pada Lansia

Cahaya Terang Dapat Mengurangi Depresi Pada Lansia

September 14, 2012

Meskipun cahaya terang di malam hari sering dianggap sebagai pemicu stres dan gangguan tidur. Tapi bagi orang lansia (lanjut usia), cahaya terang dapat digunakan sebagai terapi untuk mengatasi gejala depresi.

Selain mengatasi depresi atau stres pada lansia, cahaya terang juga dapat meningkatkan pola tidur dan meningkatkan produksi serotonin, sejenis hormon yang berhubungan dengan kemampuan seseorang untuk mengendalikan stres.

Efek ini terungkap dalam penelitian yang dilakukan oleh VU University Medical Center di Amsterdam, Belanda. Penelitian eksperimental yang melibatkan 89 orang lansia di atas 60 tahun yang memiliki gejala depresi.

Para peserta dibagi menjadi dua kelompok dan mendapatkan perlakuan yang berbeda. Satu kelompok menerima terapi cahaya biru terang selama 1 jam sebelum subuh, sementara kelompok lain menerima terapi dengan lampu merah redup pada waktu yang sama.

Peserta diamati setelah 3 minggu menjalani terapi. Gejala depresi pada kelompok yang menerima cahaya terang berkurang sebesar 43 persen sementara kelompok lainnya hanya berkurang 36 persen.

Setelah terapi dihentikan, para peneliti kembali untuk mengamati perkembangan peserta lagi 3 minggu kemudian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gejala depresi pada kelompok yang mendapat cahaya terang membaik 54 persen sementara kelompok lainnya hanya 33 persen.

Source: bright light may reduce depression in elderly