Home > Dampak Kesehatan > 10 Pekerjaan Paling Berbahaya Bagi Kesehatan Paru-Paru

10 Pekerjaan Paling Berbahaya Bagi Kesehatan Paru-Paru

September 17, 2012

Setiap pekerjaan memiliki risiko tersendiri, termasuk dalam hal kesehatan paru-paru. Tapi berikut ada 10 pekerjaan yang bisa membahayakan dan menimbulkan risiko bagi kesehatan paru-paru. Pekerjaan tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Pekerja konstruksi
    Debu berasal dari konstruksi atau pembongkaran bangunan dapat meningkatkan risiko terkena kanker paru-paru, mesothelioma dan asbestos. Oleh karena itu, pakaian pelindung termasuk respirator (masker khusus) sangat diperlukan saat bekerja.
  2. Pekerja pabrik
    Pekerja pabrik bisa terkena bahan kimia dan gas yang dapat meningkatkan risiko kanker paru-paru. Bahan kimia tertentu seperti diacetyl yang digunakan dalam microwave popcorn, pabrik anggur dan makanan bisa menyebabkan penyakit seperti obliterans Bronchiolitis. Langkah-langkah pencegahan sederhana seperti memakai masker saat menggunakan bahan kimia berbahaya bisa mengurangi risiko.
  3. Pekerja Otomotif
    Pekerja otomotif khususnya mekanik sangat mungkin untuk mengembangkan asma. Hal ini karena produk cat semprot seperti isosianat dan poliuretan dapat menyebabkan alergi, iritasi kulit, sesak napas dan menyebabkan masalah pernapasan yang parah. Pakaian pelindung seperti sarung tangan, kacamata respirator, dan ventilasi yang baik dapat sangat membantu.
  4. Pekerja roti
    Pekerjaan ini bisa memicu asma karena risiko tertular debu tepung yang sangat signifikan mengembangkan sensitisasi alergi. Hal umum lainnya adalah reaksi asma dalam mengubah adonan, dan alergen lainnya yang sering ditemukan pada tepung.
  5. Pelayan bar
    Menyajikan minuman di tempat yang penuh asap rokok menempatkan bartender berisiko tinggi terhadap penyakit paru-paru, terutama jika secara teratur terpapar asap rokok selama bertahun-tahun.
  6. Pekerja di bidang kesehatan
    Diperkirakan bahwa sekitar 8-12 persen dari tenaga kerja kesehatan sangat sensitif terhadap bubuk yang ada pada sarung tangan lateks, yang dapat menyebabkan reaksi yang parah atau memicu asma dan alergi.
  7. Penambang
    Para penambang berisiko tinggi terhadap penyakit paru-paru akibat paparan debu dan silikosis.
  8. Petugas pemadam kebakaran
    Petugas pemadam kebakaran berisiko menghirup asap dan berbagai bahan kimia yang berasal dari gedung yang terbakar. Paparan bahan-bahan beracun dan asbes adalah risiko lain bagi pemadam kebakaran setelah api padam. Karena itu peralatan pelindung pernapasan harus selalu digunakan oleh semua petugas pemadam kebakaran.
  9. Pekerja tekstil
    Bisinosis atau juga dikenal sebagai penyakit paru-paru coklat adalah kondisi umum di kalangan pekerja tekstil yang membuat pakaian, kursi, dan handuk . Untuk mengurangi risiko tertular penyakit paru-paru, pakailah masker dan menghindari tembakau.
  10. Buruh Transportasi
    Pengemudi truk dan orang-orang yang bertugas di bagian bongkar muat berisiko terkena penyakit paru. Kondisi ini sering terkena akibat polusi udara dari kendaraan bermotor, terutama knalpot diesel.