Home > Osteoporosis > Wanita Lebih Rentan Terhadap Osteoporosis Dibandingkan Pria

Wanita Lebih Rentan Terhadap Osteoporosis Dibandingkan Pria

November 14, 2012

Osteoporosis dapat menyerang siapa saja baik laki-laki maupun perempuan. Tetapi wanita lebih rentan terhadap osteoporosis dibandingkan pria.

Statistik menunjukkan bahwa satu dari dua wanita di atas usia 50 tahun akan mengalami osteoporosis yang berhubungan dengan patah tulang dalam hidup mereka, dibandingkan dengan pria – satu dari delapan.

Ketika osteoporosis terjadi, tulang menjadi lemah dan mudah patah akibat hilangnya kepadatan tulang. Namun laju kehilangan tulang berbeda untuk pria dan wanita.

Berikut adalah beberapa faktor yang menyebabkan perempuan lebih rentan terhadap osteoporosis dibandingkan pria:

  • Pria tidak mengalami perubahan hormonal seperti pada wanita
    Sekitar 5-7 tahun setelah menopause, wanita akan mengalami perubahan hormonal seperti tingkat penurunan estrogen yang dapat menyebabkan cepat hilangnya kepadatan tulang. Karena laki-laki tidak mengalami perubahan hormon sehingga mereka tidak kehilangan kepadatan tulang secepat perempuan.
  • Pria memiliki tulang yang lebih besar dan lebih padat daripada wanita
    Faktor lain yang menyebabkan perempuan lebih cenderung mengalami osteoporosis daripada pria adalah massa tulang. Pria yang dikenal memiliki tulang yang lebih besar dan lebih padat, yang berarti membutuhkan waktu lebih lama untuk mengalami penurunan kepadatan tulang daripada wanita.
  • Pria memiliki massa tulang puncak lebih besar dari wanita
    Kebanyakan pria mencapai puncak massa tulang yang lebih besar daripada wanita. Memiliki puncak massa tulang yang tinggi diawal kehidupan mengurangi risiko osteoporosis. Oleh karena itu, laki-laki cenderung jarang mengalami osteoporosis daripada wanita.

Untuk mengurangi risiko terkena osteoporosis, bisa dicapai melalui diet yang tepat dan olahraga yang teratur, terutama latihan beban.